Mengenal Beberapa Jenis Kereta Ekonomi Di Indonesia

Kelas Ekonomi adalah salah satu fasilitas layanan yang ada di perkereta apian Indonesia yang dalam hal ini di PT. Kereta Api Indonesia atau PT. KAI, selaku operator kereta api satu-satunya di negeri ini. Mengacu pada sejarahnya, layanan kelas ini memang sudah lama dioperasikan oleh PT. KAI dan selalu berevolusi dari tahun ke tahunnya. Bahkan di era sekarang (minimal dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini), berkembang dengan berbagai macam dan jenis. Dan tentu antara satu dengan yang lainnya ada perbedaannya..
 
Untuk yang sering bepergian naik KA, mungkin sudah tahu beberapa perbedaannya. Lalu bagaimana dengan orang awam? Karena sering kali mereka bingung dengan hal ini hingga kerap memunculkan beberapa pertanyaan seperti; ini posisi kursinya bagaimana? Bisa searah perjalanan nggak? Atau hadap-hadapan nggak?
 
Nah berbekal pertanyaan-pertanyaan itu, maka saya di sini akan sedikit menjelaskan tentang kelas ekonomi di perkereta apian Indonesia ini menurut yang saya tahu..
 

Secara umum, kelas ekonomi yang dioperasikan oleh PT. KAI ada 5 jenis menurut bentuk atau rupa dan komposisi tempat duduknya. Ke 5 jenis itu adalah kereta ekonomi bertempat duduk 2-3, kereta ekonomi bertempat duduk 2-2, kereta ekonomi New Image keluaran tahun 2016, kereta ekonomi Premium keluaran tahun 2017 dan kereta ekonomi Premium SS (Stainless Steel) keluaran tahun 2018..
 
Kelima kelas ekonomi tersebut tentu memiliki persamaan dan perbedaannya masing-masing. Selain itu dari segi fasilitas dan harga juga beda antara satu dengan yang lainnya..
 
Dan berikut ini adalah spesifikasi ke 5 kelas ekonomi yang sedang dan masih beroperasi di PT. KAI..
 
1. Kelas ekonomi bertempat duduk 2-3
 

Boleh dibilang inilah kereta ekonomi paling legendaris di Indoensia. Karena kelas ekonomi ini sudah lama beroperasi (lupa tepatnya mulai sejak tahun kapan ada). Dulu kelas ekonomi ini sering identik dengan kereta ekonomi PSO atau subsidi atau kereta dengan tarif murah, karena kereta-kereta buat kelas menengah ke bawah ini memakai tipe model begini..
 
Sekarang juga sebenarnya masih. Cuma ada beberapa kereta ekonomi yang modelnya masih begini tapi statusnya bukan kereta ekonomi subsidi lagi dan harganya jadi naik 2x lipat seperti KA Progo (rute Jogja-Jakarta PP) dan KA Tawang Jaya (rute Semarang-Jakarta PP). Selain itu ada juga yang ganti rangkaian menjadi rangkaian kereta ekonomi Premium SS karena subsidinya dicabut seperti di KA Kutojaya Utara (rute Kutoarjo-Jakarta PP) dan KA Kertajaya (rute Surabaya-Jakarta PP)..
 
Kapasitas dari kereta ekonomi jenis ini adalah 106 orang per tiap gerbong dengan komposisi tempat duduk 2 di kanan dan 3 di kiri atau sebaliknya, saling berhadap-hadapan per 2 barisnya serta sandaran kursinya tegak lurus dan tidak bisa diubah..
 
Saat ini KA yang masih memakai rangkaian jenis ini adalah KA Progo, KA Bengawan, KA Matarmaja, KA Brantas, KA Tegal Ekspress, KA Tawang Jaya, KA Logawa, KA Sri Tanjung, KA Tawang Alun dan KA Maharani..

 

Keterangan:

-ini belum termasuk beberapa KA ekonomi yang serupa yang beroperasi di wilayah pulau Sumatera

-KA Progo & KA Tegal Ekspres adalah satu rangkaian kereta yang sama

-beberapa KA Lokal di wilayah pulau Jawa juga ada yang memakai kereta jenis ini seperti kereta lokal di Daops 8 Suarabaya, kereta lokal di Daops 2 Bandung & kereta lokal di Daops 1 Jakarta

2. Kelas ekonomi bertempat duduk 2-2


Ini adalah kereta ekonomi generasi pertama yang memakai fasilitas pendingin ruangan atau AC. Mulai beroperasi pada tahun 2010 dengan KA Bogowonto sebagai pelopornya dan kemudian berkembang menjadi beberapa rangkaian sampai dengan tahun 2014..
 
Dulu KA ini sering disebut KA ekonomi AC biru karena pas awal-awal ada hingga tahun 2014 (kecuali KA Jayabaya), warna livery eksterior gerbongnya ada garis strip birunya. Atau kadang disebut juga kereta ekonomi Kemenhub, karena konon pengadaan kereta jenis ini bermula dari pesanan dari salah satu lembaga pemerintah yang mengurusi bidang transportasi tersebut..
 
Kapasitas kereta ekonomi jenis ini adalah 80 atau 64 orang per gerbong dengan komposisi tempat duduk 2-2 baik di kanan maupun di kiri, saling berhadapan per 2 barisnya serta sandaran kursinya tegak lurus dan tidak bisa diubah..
 
Saat ini KA yang masih memakai rangkaian kereta jenis ini adalah KA Bogowonto, KA Gajah Wong, KA Majapahit, KA Singosari, KA Jaka Tingkir, KA Jayabaya, KA Joglosemarkerto, KA Malioboro Ekspress dan KA Gaya Baru Malam (mulai per 01 Desember 2019 kemarin)..
 
Keterangan:

-KA Joglosemarkerto, KA Malioboro Ekspres & KA Gaya Baru Malam aslinya kelasnya campuran; eksekutif & ekonomi

-dulu KA Menoreh juga sempat memakai rangkaian kereta jenis ini, sebelum diganti dengan rangkaian kereta ekonomi generasi kedua (kereta ekonomi New Image tahun 2016) per tahun 2017

3. Kelas ekonomi New Image tahun 2016


Ini adalah kereta ekonomi generasi kedua yang diluncurkan oleh PT. KAI setelah yang kereta ekonomi berAC pertama pada tahun 2010. Beroperasi mulai tahun 2016 di KA Kutojaya Ekstra Lebaran, layanan kelas ini konon awalnya menjanjikan fasilitas yang hampir mendekati kelas eksekutif walau embel-embelnya kelas ekonomi..
 
Namun sayang produk ini dianggap gagal karena banyak dikomplain oleh para pengguna KA pada saat itu, karena kursi dan jaraknya dinggap teralalu sempit. Gara-gara hal itu rangkaiannya kemudian dikembalikan ke pabriknya yang dalam hal ini PT. INKA guna pengecekan dan perbaikan sarana dan prasarananya..
 
Meski begitu, rangkaian KA jenis ini kemudian sukses mentranformasi kelas bisnis pada KA Argo Parahyangan, KA Tegal Bahari, KA Cirebon Ekspres dan KA Sancaka..
 
Kereta ekonomi jenis ini berkapasitas 80 orang per gerbong dengan komposisi separuh tempat duduknya menghadap ke depan dan separuhnya lagi menghadap ke belakang, dengan titik pusat kursi yang saling berhadap-hadapan di tengah-tengah gerbongnya. Untuk komposisi baris per tempat duduknya sama dengan kereta ekonomi generasi sebelumnya yaitu 2-2 baik di kanan ataupun di kiri..
 
Perbedaan kursi kereta ekonomi ini dengan generasi sebelumnya adalah kursi di kereta ini tidak tegak lurus alias agak miring (mungkin kemiringannya sekitar 100-110 % derajat). Jadi sebenarnya lumayan kalau buat dipakai rebahan. Namun meski begitu kursinya ini permanen atau nggak bisa diubah sebagaimana juga di kereta ekonomi generasi kedua dan kereta ekonomi legendaris..

Keterangan:

-KA Argo Parahyangan mulai tahun ini sudah tak memakai kereta jenis ini, melainkan memakai kereta ekonomi Premium SS

-KA Cirebon Ekspres & KA Tegal Bahari sering bertukar rangkaian

-saat ini kedua KA di atas bersama KA Argo Jati sudah dilebur menjadi KA Argo Cheribon per bulan Agustus 2019 kemarin

-di kereta jenis ini ada tempat duduk yang nggak punya jendela sama sekali..kalau nggak salah letaknya ada di bagian belakang di tiap gerbongnya, dengan posisi nomor tempat duduk di bagian A atau D (untuk nomor angkanya saya kurang tahu persis)

4. Kelas ekonomi Premium tahun 2017


Kereta ekonomi generasi ketiga ini sebenarnya cuma perbaikan dan peningkatan fasilitas dari kereta generasi sebelumnya atau yang keluaran tahun 2016. Karena secara desain, interior dan komposisi tempat duduk persis sama..
 
Yang membedakan hanyalah desain luarnya (baca: livery keretanya) serta kursinya untuk yang generasi ini bisa recleaning seat atau bisa diubah sandarannya walau tidak terlalu signifikan..
 
Saat ini kereta ekonomi yang memakai model begini adalah KA Jayakarta Premium, KA Wijaya Kusuma, KA Tawang Jaya Premium dan KA Kuala Stabas (beroperasi di wilayah pulau Sumatera)..
 
Keterangan:

-selain KA di atas, KA Argo Parahyangan (hanya jadwal tertentu saja) juga sempat memakai rangkaian jenis ini pas awal-awal keluar

-KA Tawang Jaya Premium awalnya memakai rangkaian kereta ekonomi Premium SS sebelum kemudian ganti menjadi rangkaian jenis ini

-selain Argo Parahyangan & Tawang Jaya Premium, KA Mataram juga sempat memakai kereta jenis ini..bahkan dia termasuk yang awal-awal memakai rangkaian kereta jenis ini

-sama dengan kereta yang keluaran tahun 2016, di sini juga ada tempat duduk yang nggak punya jendela sama sekali dengan letak & posisi nomor tempat duduk yang juga sama

5. Kelas ekonomi Premium SS tahun 2018


Dan terakhir dari 5 jenis kereta ekonomi yang beroperasi di Indonesia ialah kereta ekonomi Premium SS (Stainles Steel) yang mulai beroperasi sejak tahun lalu..
 
Sebenarnya secara desain, interior dan komposisi nyaris sama dengan kereta ekonomi generasi keempat atau yang keluaran tahun 2017. Yang membedakan hanyalah bahan keretanya yang terbuat dari baja anti karat, ada penambahan port jack audio di setiap tempat duduknya serta toiletnya punya dua macam toilet jongkok & toilet duduk, dengan posisi di satu tempat yang sama. Selain itu perbedaan yang mencolok lainnya adalah dari tampak luar yang terlihat mengkilap karena terbuat dari baja anti karat itu tadi..
 
Peluncuran kereta ekonomi SS ini berbarengan dengan peluncuran rangkaian kereta eksekutif rangkaian terbaru yang juga dari bahan yang sama atau berbahan Stainless Steel (SS). Saat ini hampir semua KA yang dioperasikan PT. KAI telah berganti rangkaian menjadi rangkaian kereta jenis ini, baik yang kelas eksekutif ataupun kelas ekonomi. Bahkan untuk KA yang kelasnya campuran (eksekutif & bisnis/ekonomi) hampir semuanya telah bertransformasi menjadi rangkaian SS..
 
Dan KA yang telah bertransformasi itu diantaranya adalah KA, Taksaka, KA Purwojaya, KA Argo Jati, KA Argo Sindoro, KA Argo Wilis dan KA Turangga untuk KA yang full eksekutif serta KA Senja Utama Solo, KA Fajar/Senja Utama Yogya, KA Sawunggalih, KA Argo Parahyangan, KA Harina dan KA Mutiara Timur untuk KA yang kelasnya campuran..
 
Keterangan:

-untuk KA Argo Jati saya kurang tahu apakah sekarang masih pakai atau tidak, soalnya per bulan kemarin KA ini merger dengan KA Cirebon Eksprres & KA Tegal Bahari

-kalau kereta yang ini saya kurang tahu, apakah ada tempat duduk yang nggak punya jendela atau tidak 

Kesimpulan umum:
 
1. Kalau menurut saya, semua kereta-kereta ekonomi di atas ada kekurangannya dan ada juga kelebihannya. Tergantung dari sudut pandang mana kita menilanya (harga, fasilitas atau kapasitas).
 
2. Semua kereta ekonomi di atas menurut saya nyaman untuk dinaiki, asal kitanya pandai dalam memilih tempat duduk untuk setiap jenis kereta.
 
3. Semua kereta ekonomi di atas tempat duduknya tidak didesain untuk selalu searah dengan perjalanan kita. Jadi maaf saja jika anda ingin naik KA tapi ingin duduknya searah dengan perjalanan, maka saya sarankan untuk jangan ambil kelas ekonomi jenis mana pun.
 
4. Kalau mau pilih kereta ekonomi yang jenis ketiga, keempat atau kelima dan kebetulan anda berbody besar, maka saya sarankan anda untuk memilih tempat duduk yang di tengah-tengah gerbong atau yang posisi saling berhadapan. Karena spacenya di sana agak lebih luas.
 
Demikianlah teman-teman blogger, informasi yang bisa saya sampaikan hari ini. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi refrensi anda tentunya, utamanya bagi anda para pengguna KA jarak jauh.. 
 
Salam sepur mania..
 
=========================================================================


Gallery:

warna khas livery kereta ekonomi Kemenhub, saat awal-awal muncul & beroperasi

kode penomoran kereta ekonomi keluaran tahun 2016 beserta fasilitas toiletnya

sedang ini desain eksteriornya atau bagian luarnya

gambaran eksterior & kode penomoran kereta ekonomi yang keluaran tahun 2017

sedang ini beberapa fasilitas yang tersedia di dalamnya; toilet (atas), lambu baca di dalam kabin (tengah) & TV (bawah)

desain eksterior untuk kereta ekonomi SS & kode penomoran keretanya

dan ini adalah fasilitas toiletnya yang mempunyai 2 macam;  toilet jongkok (atas) & toilet duduk (bawah)..keduanya ada di tempat yang sama (baca: masih satu bordes)


Catatan:
 
-informasi dari thread ini bukan informasi acuan secara umum..karena ini hanya opini pribadi, berdasarkan atas apa yang saya alami sejauh ini
 
-apabila ingin mengetahui lebih jelas tentang informasi yang disampaikan di thread ini, anda bisa juga membaca informasi serupa di Wikipedia sebagai refrensi pembanding..alternatif lain anda bisa juga bertanya langsung ke PT. KAI melalui akun resmi media sosialnya (FB, Twitter, Instagram)
 
-semua sumber gambar di thread ini merupakan dari dokumen pribadi TS

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

[TR] KA Menoreh 150 Pasar Senen-Semarang Tawang

Mencoba KA Premium, di Mataram Premium

Tips Jika Nomor Kode Booking Tiket KA Kita Hilang Atau Lupa

[TR] KA Bima 44, Gambir-Purwokerto (17 Agustus 2016)

Pengalaman Ternyaman di KA Kertajaya (TR zadoel)

Iklan

loading...