[TR] Pulang ke Jakarta dengan KA 7

Prolog: trip ini merupakan episode terakhir dari rangkaian trip saya ke Purwokerto pada beberapa waktu yang lalu. sebagaimana judulnya, trip ini juga jadi ajang kepulangan saya dari ibukota kabupaten Banyumas tersebut pasca liburan selama 2 hari di sana buat menuju Jakarta yang kemudian dilanjut ke Bogor, daerah domisili saya saat ini..

lalu hal-hal menarik apa sajakah yang saya dapatkan di perjalanan saya kali ini? ikuti ceritanya selengkapnya di bawah ini..


Pagi itu Sabtu 21 Oktober 2017 dengan mobil angkutan on line saya dan rekan seperjalanan saya yang merupakan saudara saya beserta keponakan saya juga (kebetulan ikut nganter), kita berangkat buat menuju stasiun Purwokerto dari tempat kostan keponakan saya. Kala itu waktu masih menunjukan jam setengah 10 pagi. Dan cuss hanya butuh sekitar 20 menit buat kita sampai di stasiun pusatnya Daops 5 tersebut, karena kebetulan jaraknya memang dekat dan lalu lintas di jalan rayanya waktu itu cukup lancar..

Setelah tiba kemudian saya dan saudara saya masuk ke dalam hall stasiun, sedang keponakan saya pulang lagi ke tempat kostannya. Karena jam pemberangkatan kereta kami masih lama (masih 1,5 jam lagi saat itu), untuk menunggu waktu kami pun duduk-duduk dulu di ruang tunggu yang tersedia sambil menikmati suasana sekitar yang cukup ramai pada pagi itu..



plang stasiun Purwokerto jika dilihat dari luar hall

kesibukan yang terekam di PWT pada pagi itu, terutama di tempat fasilitas Check In Mandiri & area loketnya

juga di area gate boarding passnya yang tengah ramai kala itu

*kalau nggak salah, ini saat boarding passnya KA Kamandaka 227

sedang ini suasana di salah satu area ruang tunggunya


Selanjutnya kira-kira 40 menit dari pas kami datang, kami kemudian diperbolehkan boarding pass atau masuk peron karena kebetulan sudah kurang dari 1 jam jadwal pemberangkatan kereta kami di stasiun ini. Sebagai informasi, kereta yang akan kami naiki pagi ini yakni KA Argo Lawu stasiun pemberangkatan awalnya itu dari stasiun Solo Balapan dengan jadwal pemberangkatannya jam 8 waktu setempat dan ia diperkirakan tiba di PWT sekitar jam setengah 12 kurang sedikit..

suasana peron PWT saat awal-awal saya masuk

tak lama setelah saya masuk, KA Kutojaya Utara dari Jakarta tiba di stasiun ini


suasana di area ruang tunggunya

selain mas Kutut, pada siang itu saya pun turut menyaksikan KA Fajar Utama Jogja (dari Jakarta juga) tiba di stasiun ini buat menaik turunkan penumpangnya

penampakan rangkaian KA Fajar Utama Jogja di peron PWT pada siang itu

FYI: foto yang pertama adalah foto moment dimana lokomotif penarik KA ini melepaskan sebuah kereta kosongan (namanya kereta luar dinas) untuk kemudian di simpan di Dipo kereta stasiun ini


Dan beberapa puluh menit setelah itu, kereta yang kami tunggu-tunggu pun datang pada sekitar jam 11 lewat 32 menit. Karena telah datang maka kami pun terus naik ke rangkaian yang pada kali kami duduk di kereta exekutif 1 atau kereta paling depan setelah lokomotif dan kereta pembangkit. Berikutnya 6 menit pasca KA bernomor perka 7 itu datang, kami pun mulai mengawali petualangan pulang kami ke Jakarta dengan kereta yang sudah beroperasi 21 tahun tersebut..

 

detik-detik video kedatangan mas GoLawku kala itu

suasana di dalam kereta saya a.k.a eksekutif 1 saat mulai bertolak dari PWT


nah kalau ini no kode keretanya, jika dari dalam; K1 0 16 14
sedang ini penampakan daleman toiletnya

 

Selama on board karena ini trip siang dan mungkin juga durasinya nggak lama (antara 4-5 jam), saya tetap menyempatkan buat sebisa mungkin menikmati perjalanan ini. Apalagi sitkon fisik saya yang fit (nggak lagi capek atau kurang tidur), membuat kesempatan itu jadi sayang kalau untuk dilewatkan. Ya walau pun mungkin buat saya ini bukanlah hal baru (naik kereta dan kemudian menikmati perjalanannya), tapi tetap saja saya exicted dan penuh semangat. Karena jujur, inilah seninya naik kereta itu. Haha (menurut saya lho ini) Ditambah lagi kebetulan ini pengalaman pertama saya naik kereta Argo Lawu sepanjang sejarah saya hobi naik kereta. So sangat wajar jika saya merasakan seperti itu pada kala itu..


*yang namanya sudah hobby mah, kegiatan apa pun di dalamnya pasti akan selalu menyenangkan..leres nopo mboten lurr?

beberapa spot pemandangan menarik yang sempat saya abadikan di perjalanan ini

sambil lihat-lihat yang ijo-ijo, perut tak lupa buat diisi

*makanan ini saya beli di sebuah gerai mini market di PWT

fasilitas hiburan TV LCD yang ada di kereta saya

lagi, view cantik nan ijo-ijo yang tersaji selama saya naik KA 7 tersebut

seperti biasa, perselfian tak pernah lupa buat hayati..hehe

saat sedang melewati stasiun Cirebon Prujakan

kalau ini, saat pas berhenti di stasiun utamanya atau stasiun stasiun Cirebon Kejaksan (CN)

FYI: jarak CNP ke  CN itu hanya satu petak

no kode keretaku jika dari luar; K1 0 16 14 SLO

*pict ini ditake saat kami berhenti di CN

plat name Argo Lawu yang terpampang di papan display yang berada di atas jendela kereta di bagian luar

detik-detik kami saat meninggalkan stasiun Cirebon

*foto ini diambil dari dalam kereta saya

oh ya dalam perjalanan ini, interior kereta makannya pun tak luput saya abadikan

dan no kode keretanya; M1 0 16 02

fasilitas tempat sholat yang ada di kereta makan ini

*sebenarnya ini bukan hal yang "wah" ya buat dunia perkereta apian Indonesia..soalnya fasilitas ini sudah berjalan kurang lebih setahun atau terhitung sejak K1 series (KA eksekutif keluaran terbaru) beroperasi..saya pun pernah mencobanya sewaktu naik KA Bima pada medio Agustus tahun lalu

suasana di keretaku, saat perjalanan lepas CN

Dan perjalanan kami di hari itu pun mulai bergerak setapak demi setapak hingga tak terasa waktu sore pun datang menjelang. Sejurus dengan itu, laju kami pun perlahan-lahan mulai menapaki wilayah terakhirnya. Dan tepat di jam 4 sore lewat 15 menit, kami pun tiba di ibukota dengan menepinya rangkaian KA Argo Lawu di jalur 2 stasiun Jatinegara. Sejatinya perjalanan KA ini belum usai, karena ia akan melanjutkan langkahnya lagi ke stasiun Gambir yang merupakan sebagai stasiun terminusnya. Tapi karena alasan kepraktisan (buat nyambung KRL), akhirnya saya dan rekan seperjalanan saya memutuskan buat turun di stasiun ini saja. So jadilah JNG ini titik akhir dari petualangan saya bersama KA 7 di hari itu..

 

Alhamdulillah, akhirnya tiba jua di Jakarta dengan mendaratnya kami di JNG

Dan berikut ini catatan waktu perjalanannya yang sempat saya rekam pada saat itu:

Purwokerto 11:32-11:38
Cirebon Prujakan 13:25
Cirebon 13:29-13:37
Cikampek 15:10
Bekasi 15:58
Jatinegara 16:15-16:17

*telat 4 menit dari jadwal aslinya


Dan dengan turunnya saya dan saudara saya di stasiun Jatinegara, maka berakhir sudah cerita tentang kebersamaan saya dengan KA Argo Lawu di hari itu. Dan cerita ini juga sekaligus jadi penutup jurnal trip saya, dari kegiatan Joy Ride yang saya lakukan pada bulan lalu tersebut. Matur nuwun buat yang sudah menyimak atau membaca, serta mohon maaf apabila ada salah-salah kata dan segala kekurangannya..

 

Sekarang hayati mau undur diri dulu sambil merencanakan kegiatan JRan berikutnya..

 

Emang rek kamana kitu lur? idih, kepo banget deh..

 

Tenang, tunggu saja nanti cerita jurnalnya di blog ini.. Ok? kumaha maneh we lur deuh!!! da maneh nu boga hajatna, lain kuring

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[TR] KA Menoreh 150 Pasar Senen-Semarang Tawang

Mencoba KA Premium, di Mataram Premium

[TR] KA Bima 44, Gambir-Purwokerto (17 Agustus 2016)