Back To Daop 1 with Kang GoPar

Prolog: trip ini merupakan lanjutan dari cerita trip ini atau trip terakhir dari serangkaian trip liburan saya di edisi libur lebarin kemarin, buat menuju Daop 1 yang merupakan tempat asal saya..

sejatinya nggak ada yang spesial di perjalanan ini karena kereta yang saya naiki kali ini sudah pernah saya cicipi beberapa kali (paling sering malah). tapi walau sudah sering, tetap ada cerita dibaliknya..

dan seperti apa cerita saya kali ini dengan kang GoPar yang untuk edisi hari itu saya kebetulan naik yang berno perka 23 tersebut? yook kita simak di bawah ini..


Pagi itu jum'at 7 Juli 2017, setelah turun dari KA Malabar saya kemudian keluar area peron melalui pintu utara. Selanjutnya hal pertama yang saya lakukan setelah itu adalah cari toilet buat bersih-bersih badan a.k.a mandi. Beres itu, saya kemudian santai-santai sambil menunggu waktu boarding pass KA saya yang pemberangkatannya sekitar jam setengah 12 siang..


Skip

Dan saat waktu telah menunjukan jam setengah 11, saya kemudian boarding pass untuk kemudian masuk peron. Selanjutnya saya pun menuju ke rangkaian KA yang akan saya naiki siang itu yakni KA Argo Parahyangan dengan no perka 23. Saat itu kang GoPar sudah disiapkan di jalur 5 BD (kalau nggak salah)..


suasana di hall BD utara ketika itu, terkhusus saat sebelum saya masuk peron

penampakan rangkaian KA GoPar 23 pada siang itu di BD

dan ini penampakan plat namenya

lagi penampakan rangkaian kakang GoParku, KA yang sebentar lagi akan membawa saya ke Ibukota kita tercinta ini

no kode kereta saya; K1 0 02 13 BD (kereta exe 3)

kalau ini suasana di dalam keretanya, terutama saat awal-awal saya masuk masuk ke dalamnya

(masih) penampakan rangkaian KA 23 kala itu, sebelum lepas landas dari stasiun pusatnya Daops 2 itu


Selanjutnya waktu pun terus berlalu hingga nggak terasa sudah jam 11:30, yang itu berarti kakang GoParku akan segera diberangkatkan dari stasiun Bandung. Dan tepat 5 menit kemudian KA berno perka 23 tersebut akhirnya benar-benar meninggalkan BD, sebagaimana jadwal resminya selama ini..

Karena ini trip pendek, maka selama perjalanan saya cuma duduk pewe saja di tempat duduk saya yakni di kereta exe 3 no 13B. Selebihnya paling menikmati pemandangan indah yang tersaji di lintas perjalanan ini. Maklum, lintas Bandung-Jakarta memang terkenal punya view yang cantik nan mempesona yang bisa bikin mata kita meleleh..

*ih lebay ya bahasanya..hahaha eh tapi emang benar koq

beberapa spot pemandangan yang sempat saya abadikan di perjalanan ini

seperti biasa, bab perselpian nggak pernah absen buat hayati jika sedang melakukan suatu perjalanan

Dan perjalanan pun terasa begitu singkat saat KA 23 ini tahu-tahu sudah tiba-tiba saja di stasiun Bekasi pada jam 14:17. Karena sudah sampai BKS itu, berarti sejatinya kami sudah berada di wilayah Daops 1 dan kebersamaan saya dengan kakang GoPar di siang itu pun akan segera berakhir sebentar lagi. Dan benar saja, 21 menit kemudian kami pun mengakhiri perjalanan ini dengan mendaratnya rangkaian kami di jalur 1 stasiun Gambir tepat pada jam 14:59..

penampakan kakang Goparku saat pas tiba di JNG

suasana di kereta saya, sesaat sebelum kami tiba di Gambir

pemandangan yang terjadi saat KA 23 tiba di jalur 1 stasiun Gambir di siang itu

sementar itu, nun di seberang sana atau tepatnya di jalur 4 ada rangkaian KA Bangunkarta yang pada saat itu tengah persiapan berangkat menuju Surabaya


Berikut ini data lengkap lapkanya KA 23 pada hari itu:

Bandung 11:35
Cimahi 11:45-11:48
Bekasi 14:17-14:21
Jatinegara 14:38-14:40
Gambir 14:59


Karena telah sampai di stasiun akhir, maka para penumpang pun termasuk saya kemudian satu persatu keluar dari rangkaian kereta untuk menuju tujuan selanjutnya..

plang stasiun Gambir dengan hiasan & ornamen khas ala Hari Raya Idul Fitri

Ok teman-teman, itulah persembahan jurnal trip saya yang terakhir dari rangkaian jurnal trip liburan saya pada periode arus libur Lebaran lalu. Thank's buat yang sudah mencoba menyimak (emang ada?) dan terima kasih juga sudah mau menyempatkan waktunya mampir ke blog saya, terutama ke thread ini. Maaf jika masih ada kekurangannya disana sini. Maklum hayati bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa..

Terakhir pesan dari hayati, cintailah ploduk-ploduk Indonesia. Eh koq jadi kaya sebuah slogan iklan zaman dulu ya? Xixixi

Nggak, maksud hayati tuh begini:


cintailah keindahan alam dan panorama yang Indonesia punya. Teruslah berpetualang, agar kamu tahu bahwa negara kita juga punya keelokan alami yang tak kalah dengan negara-negara di luar sana. Serta satu lagi, jaga dan rawatlah sarana dan prasarana angkutan umum kita..
Oke guys, sekarang saya pamit undur. Dan sampai jumpa di jurnal trip berikutnya dari saya..

*emang setelah ini mau kemana gan? ada deh (clue Daop 5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[TR] KA Menoreh 150 Pasar Senen-Semarang Tawang

Mencoba KA Premium, di Mataram Premium

[TR] KA Bima 44, Gambir-Purwokerto (17 Agustus 2016)