Lebaran dan Liburan

Buatku, lebaran hanya identik dengan baju baru, makan ketupat, sungkeman (maaf-maafan) dan (pergi) liburan..

 

*mudik nggak termasuk buatku, karena aku bukan anak perantauan..haha

 

Tapi itu dulu..

 

Kini di saat aku merasa bahwa aku telah mandiri dan di saat aku telah menemukan duniaku (baca: apa yang aku suka), aku bisa membuat lebaran itu bisa jadi lebih bermakna dari hanya sekedar itu..

 

Ya di saat aku telah punya kewajiban dalam menunaikan tugas-tugasku (baca: aktifitas sehari-hari), di saat itu pula aku kadang merasa butuh sesuatu yang bisa membuat otakku segar kembali..

 

Dan buatku, pergi ke suatu tempat yang baru ntah itu tempat rekreasi atau tempat bersejarah atau tempat-tempat yang bisa membuatku merasa nyaman dan senang, adalah jawaban dari kebutuhanku itu tadi..

 

Bukan aku mengganggap kebutuhanku itu sesuatu hal yang sakral banget bagiku. Apalagi yang namanya pergi-pergian di musim lebaran itu punya resiko yang besar (seperti macet & butuh pengeluaran yang tinggi)..

 

Tapi selagi kita mampu, selagi kita punya alternatif tujuan dan cara bepergian di moment seperti ini, aku rasa sah-sah saja. Toh yang penting aku tidak berusaha untuk merepotkan orang lain..hehe

 

Intinya, aku berusaha di setiap moment lebaran itu, aku bisa refreshing ke sesuatu tempat ntah kemana dan bagaimana caranya..

 

Kalau begitu, aku cenderung seorang yang Hedonis dong? Yang suka dengan hal-hal yang sifatnya foya-foya atau senang-senang belaka..

 

Eits, tunggu dulu!

 

Saya rasa, semua mayoritas orang Indonesia punya pikiran dan prinsip yang sama dalam menyambut moment yang datangnya cuma 1 tahun sekali ini yaitu ingin memanfaatkan waktu libur lebaran ini menjadi hal yang bermanfaat. Salah satunya ya dengan bepergian ke suatu tempat..

 

Bepergian ke suatu tempat itu nggak selalu identik dengan rekreasi atau tamasya lho. Bepergian ke rumah saudara atau kerabat walau jaraknya dekat, juga termasuk dalam rangka "mengisi waktu luang" di moment lebaran ini..

 

Dan tentu antara satu orang dengan yang lainnya, punya tujuan dan caranya masing-masing dalam mengisi waktu libur di moment lebaran ini dan nggak mesti juga (dengan cara) bepergian ke suatu tempat..

 

Nah khusus buatku, bepergian ke suatu tempat adalah rutinitas yang sering kulakukan dalam setiap moment lebaran, setidaknya dalam 4 tahun terakhir ini..

 

Tapi tujuan dari bepergianku itu, nggak selalu ke tempat rekreasi lho. Kadang pernah juga dalam rangka mengunjungi seorang kawan di dumay untuk silaturahim di duta..

 

Tapi uniknya juga, aku selalu punya prinsip dari kebiasaanku tsb; sebisa mungkin destinasinya yang jauh dari kota tempat tinggalku..haha

 

Bukan apa-apa, mengungjungi daerah-daerah yang jauh itu menurutku punya tantangan dan keasyikan tersendiri..

 

*di sini aku takkan bahas panjang lebar soal yang ini

 

Jelasnya, yang penting aku bisa bepergian ke suatu tempat dan kalau bisa tempatnya jauh banget dari kotaku. Bahkan kalau bisa lintas provinsi..wkwkwk

 

Lalu, apakah aku selalu memaksakan rutinitasku ini di setiap moment lebaran tiba? Jawabnya bisa iya, bisa tidak. Tapi yang pasti, aku selalu mempersiapkan dan merencanakannya jauh sebelum lebaran itu tiba. Jadi ketika pas waktunya, aku sudah tahu mau kemana dan kapan tepatnya akan berangkat..

 

Trus kesimpulannya, berarti lebaran itu di mataku harus identik dengan pergi liburan (ke suatu tempat) dengan tanpa mengesampingkan hal-hal identik yang lain?

 

Menurutku iya, karena hanya di pas moment lebaran inilah aku bisa melakukannya. Soalnya di hari-hari biasa, aku "terpenjara" dengan tugas dan aktifitasku. Maklum, sebagai seorang guru ngaji & guru TPA, sangat sulit bagiku meninggalkan mereka yang butuh bimbinganku..hihihi

 

*kalau waktu lebaran kan semua juga pada tahu, kalau aktifitas pengajian dan pendidikan memang biasanya libur

 

So intinya, moment lebaran itu buatku waktunya buat leha-leha dari kepenatan aktifitas dan tugas yang menderaku. Dan aku selalu memanfaatkan moment ini dengan selalu bepergian ke suatu tempat a.k.a liburan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[TR] KA Menoreh 150 Pasar Senen-Semarang Tawang

Mencoba KA Premium, di Mataram Premium

[TR] KA Bima 44, Gambir-Purwokerto (17 Agustus 2016)