Pesan Untuk Seorang Kawan

Aduh! gara-gara cerita itu, aku jadi ingat dia..

Hai kawan, dimanakah gerangan dirimu berada sekarang?

Kau memang bukan termasuk salah satu teman terbaik dalam hidupku..

Tapi selama aku dekat dan bergaul denganmu, aku jadi tahu tentang seluk beluk "duniamu"..

Dan ntah kenapa, saat itu aku malah perlahan-lahan jadi mulai suka dan tertarik dengan duniamu itu..

*duniamu di sini maksudnya adalah "seputar tempat kerja ybs"

Dan anehnya, perasaan itu masih terpupuk hingga kini. Padahal kau sudah "tak bersama"ku lagi sejak beberapa tahun yg lalu..

Masih kuingat, saat "atribut"mu yg sudah tak kau pakai lagi, kau keberikan padaku..

Duh serasa gagahnya aku ketika memakainya, seolah2 aku juga termasuk bagian dari duniamu..

*preet

Kini bulan, tahun dan masa pun telah berganti. Dan berbagai peristiwa pun silih berganti menaungi negeri ini. Tak terkecuali peristiwa yg berkaitan dengan duniamu..

Kini semua orang tahu tentang duniamu dan sekitarnya itu apa, siapa dan bagaimana..

Tapi kebanyakan mereka selalu berpandangan negatif mengenai duniamu..

Ah aku gak perlu tahu tentang kenapa mereka bisa bersikap begitu. Tapi yg jelas, bagiku duniamu dan sekitarnya itu dimataku tetap baik-baik saja dan aku masih menyimpan respect padanya..

Dan engkau kawan, adalah yg pertama-tama kali mengenalkannya padaku. Dan aku tak pernah menyesal punya rasa respek yg tinggi sama duniamu, rekan-rekanmu, dan atribut kebesaranmu dari dulu hingga kini..

Terima kasih kawan,
karena ternyata persahabatan kita dulu itu membawa hal berbeda dalam hidupku..

Setidaknya, jika aku tak mengenal "dunia"mu, mungkin aku termasuk orang-orang yg membenci korpsmu..

*a tribute for my old best friend; Dedi Herwandi
yg kebetulan salah seorang anggota Brimob POLRI



Komentar

Postingan populer dari blog ini

[TR] KA Menoreh 150 Pasar Senen-Semarang Tawang

Mencoba KA Premium, di Mataram Premium

[TR] KA Bima 44, Gambir-Purwokerto (17 Agustus 2016)